Ciri Sapi Bunting Dan Proses Pemeliharaannya

dewitani.com –  Ciri sapi bunting  Di Indonesia, jumlah sapi atau sapi selalu meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2018 sebanyak 1.643.945 ekor meningkat menjadi 1.711.850 ekor pada tahun 2019.

Ciri Sapi Bunting

Sebagai salah satu hewan ternak yang banyak dicari, sapi harus dirawat dengan baik. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar sapi tetap dipelihara, sehingga proses produksi berjalan lancar.

Sapi berkualitas tinggi didukung oleh asupan nutrisi yang diberikan dan perawatan yang optimal. Perawatan ini termasuk mengetahui tanda-tanda sapi bunting sedini mungkin. Jika ini dipahami dengan baik, petani dapat mengambil langkah selanjutnya. Langkah-langkah pemeliharaan dianjurkan untuk sapi bunting.

Dengan mengenali tanda-tanda sapi bunting sejak dini, peternak dapat mempersiapkan proses melahirkan dengan baik. Selain itu, hal ini dapat mengurangi tingkat kegagalan tak terduga, seperti kecacatan, kematian ibu, atau kejadian tak terduga lainnya.

Tanda-tanda sapi hamil

  1. Pembesaran perut kanan dan kelenjar susu
  2. Berat badan bertambah
  3. Munculnya gerakan janin (fetus)
  4. Perlambatan pergerakan sapi
  5. Kulit sapi lebih mengkilap
  6. Sapi menjadi lebih tenang
  7. Tes Palpasi Rektal Hasilnya Positif

Proses pemeliharaan sapi bunting

  1. Vaksinasi
  2. Perhatikan kebersihan kandang
  3. Mempersiapkan proses kelahiran
  4. Pisahkan kandang
  5. Perhatikan nutrisi

1.Pembesaran perut kanan dan kelenjar susu

Ciri-ciri hipertrofi sapi bunting pada perut kanan dan kelenjar susu

Tanda-tanda lain dapat ditunjukkan dengan pembesaran sisi kanan perut dan kelenjar susu. Pembesaran perut terjadi secara bertahap, sehingga dapat terlihat jelas dengan mata.

Perut yang membesar merupakan salah satu tanda sapi hamil. Sebagai tanda perkembangan janin, hal ini akan membuat tubuh induk sapi terlihat lebih besar

Selain itu, hiperplasia kelenjar susu juga terjadi. Itu terjadi secara bertahap sebagai salah satu asupan makanan yang disiapkan untuk sapi yang akan dikembangbiakkan.

Namun demikian, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan, karena dikhawatirkan pembesaran yang terjadi akibat iritasi itulah yang membuat bagian tersebut membengkak. Dokter hewan akan mengetahui apakah pembengkakan kelenjar susu itu normal karena kehamilan atau tidak normal.

  1. Berat badan bertambah

Tanda sapi bunting selanjutnya adalah bertambahnya berat badan. Perhatikan bobot sapi, apakah bobotnya bertambah atau berkurang. Jika kondisi berat badannya meningkat, ada kemungkinan sapi tersebut bunting.

Salah satu tanda tersebut adalah bukti yang sering ditemukan pada sapi bunting. Pada dasarnya, setiap makhluk hidup akan menderita kelebihan berat badan jika ada janin di dalam kandungan.

Dapat dikatakan bahwa cara ini merupakan cara yang cukup mudah. Hal ini dilakukan dengan menimbang berat sapi. Kemudian perhatikan apakah kondisi tubuhnya sehat dan tidak menunjukkan gejala penyakit. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa di dalam perut sapi terdapat janin yang sedang tumbuh.

  1. Munculnya gerakan janin (fetus)

 

tanda sapi hamil mudah | Munculnya gerakan janin (fetus)

Pastinya, munculnya gerakan janin atau fetal merupakan salah satu tanda sapi bunting yang banyak dijumpai pada jenis organisme yang melahirkan. Saat hewan hamil, bisa dipastikan janin dalam kandungan yang menyebabkan gerakan tersebut.

  kelebihan Sapi Simental Untuk Di Budidayakan

Hal ini juga dapat dirasakan lebih akurat, jika bagian perut dekat rahim dipalpasi dengan lembut. Kemudian Anda akan merasakan gerakan yang muncul dari janin di perutnya.

Tanda ini merupakan tanda yang cukup akurat bahwa sapi sedang mengandung janin di perutnya. Jadi, langkah selanjutnya adalah merawat sapi dengan baik. Agar janin berkembang dengan baik di dalam kandungan.

  1. Perlambatan pergerakan sapi

tanda sapi hamil 3 bulan | Perlambatan pergerakan sapi

Seperti disebutkan sebelumnya, sapi bunting akan bertambah berat badannya. Hal ini juga akan memperlambat proses pergerakan sapi. Karena itu, jika gerakan sapi melambat, kemungkinan besar sapi sedang mengandung janin di perutnya.

Gerakan lambat ini mungkin karena penambahan berat badan. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh ketakutan menginfeksi janin jika bergerak cepat. Memperlambat gerakan akan membuat sapi tampak semakin malas dan kurang bersemangat.

  1. Kulit sapi lebih mengkilap

Pada umumnya sapi bunting memiliki bulu yang lebih berkilau dibandingkan sapi yang tidak bunting. Meski ciri-ciri tersebut bisa jadi sulit untuk dilihat, apalagi jika seseorang tidak terbiasa melihat kondisi bulu sapi yang normal. Namun jika diteliti lebih lanjut, ciri ini dapat menentukan apakah sapi sedang bunting atau tidak.

  1. Sapi menjadi lebih tenang

Selama hamil, sapi biasanya mengalami perubahan hormonal. Salah satu perubahan tersebut menyebabkan suasana hati sapi menjadi lebih tenang dari biasanya. Meskipun temperamen sapi pada waktu-waktu tertentu bisa menjadi agresif ketika dipaksa untuk kawin atau hal lainnya. Namun, sapi hamil umumnya menjadi lebih tenang.

Namun, sapi yang lebih tenang tidak selalu menunjukkan tanda-tanda kebuntingan. Oleh karena itu, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter hewan untuk menentukan apakah sapi hamil.

  1. Tes Palpasi Rektal Hasilnya Positif

Salah satu tanda sapi bunting bisa dilihat dengan tes palpasi dubur. Teknologi yang dirancang khusus untuk mendeteksi beban sapi. Proses ini dapat dilakukan secepat mungkin dalam waktu tiga bulan. Ini juga dapat dilakukan setelah prosedur IVF.

Palpasi rektal membutuhkan keterampilan khusus. Hal ini dikarenakan bagian yang disentuh bukan hanya bagian luarnya saja.

Namun bagian dalam seperti rahim, ovarium, dan pembuluh darah juga harus diperiksa. Oleh karena itu, teknik palpasi rektal harus dilakukan oleh dokter spesialis. Jika dilakukan secara sewenang-wenang, dikhawatirkan membahayakan janin.

Perawatan hewan peliharaan seperti sapi tentunya harus diperhatikan dan dipahami sebaik mungkin. Dengan demikian, hal ini dapat mempermudah proses beternak sapi. Perawatan yang ceroboh tentu saja akan mempengaruhi kualitas ternak.

Proses pemeliharaan harus diperhatikan sedetail mungkin, mulai dari kebersihan kandang, memahami pemberian pakan hingga memperhatikan tanda-tanda sapi bunting semaksimal mungkin.

Pemahaman yang baik tentu akan membuat proses perawatan sapi lebih berpengaruh. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kualitas sapi. Demikian uraian singkat tentang  ciri sapi bunting dan proses pemeliharaannya.

Leave a Comment

error: This content is protected by DMCA