Macam Penyakit Ikan Guppy dan Tips untuk Mengobatinya

dewitani.com – Penyakit Ikan Guppy – Memelihara ikan memang asyik, apalagi ikan guppy yang perawatannya relatif praktis. Budidaya buat jenis ikan ini juga sangat mudah, tidak mirip ikan lain yang membutuhkan treatmen spesifik dan repot. Sebab ikan guppy ini cara berkembangbiaknya sangat unik yaitu dengan beranak.

Salah satu duduk perkara yang dihadapi ketika memelihara ikan guppy yaitu penyakit pada ikan guppy, penyakit yang cepat sekali menular serta tidak kunjung sembuh tidak hanya dapat membuat ikannya stress, tapi teman-teman yang memeliharanya pun juga ikut tertekan dan kepikiran dengan ikannya.

Banyak jenis penyakit ikan guppy penyebabnya pun bermacam, mulai dari jamur, Bakteri, Kutu, Virus, Parasit Bintik Putih dan sebagainya. Ikan guppy bisa terserang penyakit karena kolam tempatnya kurang higienis dan juga pengaruh cuaca dapat mengakibatkan suhu air berubah-ubah secara cepat, itulah salah satu penyebab ikan guppy mati mendadak.

Atau mungkin memang sumber ikannya yang udah penyakitan, eh nular pula ke ikan guppy. Makanya kalian perlu melihat cara menentukan ikan guppy yang sehat untuk dibeli.

Tanda ikan guppy yang sakit : ikan guppy sakit akan terlihat dia hanya berdiam didasar air atau sebaliknya dia berada dipermukaan air membisu tak bergerak tergantung dari penyakit yang menyerang, Umumnya ikan akan berenang lemas, ekor menguncup serta tidak lincah ketika berenang.

Cara mencegah penyakit ikan guppy serta cara mengatasi penyakit ikan guppy pun cukup simpel tergantung jenis penyakit yang menyerang ikan guppy tersebut.

7 penyakit yang sering menyerang ikan guppy dan cara mengatasinya…

7 Penyakit Ikan Guppy serta Cara Mengatasinya

1. Penyakit Saprolegnia

Penyakit pertama yang mungkin bisa menyerang ikan guppy yaitu saprolegnia. Penyakit apa ya ini? umumnya tandanya ada bercak-bercak putih pada kulit ikan. Perawatannya teteskan alkohol metapen pada tempat sebanyak dua tetes dalam satu galon air. Langkah selanjutnya berikan garam serta biarkan dalam beberapa saat.

Berikan pula hydrogen peroksida untuk membunuh bakteri yang melekat pada kolam ikan selama 15 sampai 30 dtk. Atau bisa juga gunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan. (alangkah lebik baik ikan dikarantina)

Sebaiknya agar ikan tidak kaget perlu dikarantina dulu.. jadi ikan yang sakit yang dikasih treatment sebelum dikembalikan ke kolam budidaya itu ditaruh di ember terlebih dahulu selama sehari sampai akuarium/kolamnya sudah stabil lagi.

2. Penyakit Bengkak atau Bloat

Ikan tampak gelisah, badan tampak lebih besar ini disebabkan karena peradangan usus ikan.

Cara mengatasi :

Ambil ikan yang sakit, kemudian masukkan ke pada satu galon air yang telah ditambahkan 2 sendok penuh garam Inggris. Abaikan selama 4 atau 6 jam, kemudian masukkan air lagi dan pisahkan dulu selama 12 jam. Setelah sembuh bisa dikembalikan ke tempat asalnya.

  8 Penyebab Ikan Cupang Kembung Dan Cara Mengobatinya

3. Penyakit Mulut Berjamur

Karakteristik ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak pada depan mulutnya. Jamur putih itu ialah koloni yang sangat banyak yang menempel pada mulut ikan. Sebagai akibatnya sampai menutup mulut ikan hingga tidak bisa bernapas serta makan, bahkan dapat menyebabkan ikan meninggal. Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah serta metopen 2 tetes.

4. Penyakit Insang

Ciri ikan yang terkena peradangan insang umumnya disebabkan oleh organisme virus. Ciri-ciri pada penyakit ini insang membuka, malas makan dan selalu di atas permukaan air. Penyakit ini ditimbulkan oleh beberapa bakteri serta jamur dan paling sulit buat diatasi.

Ciri ikan ini jika mati insangnya tampak memerah dan membusuk lebih cepat dibandingkan badannya. Beberapa cara yang telah berhasil dilakukan yaitu dengan memberikan metapen mercurochrome lalu direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan menggunakan air garam serta memberikan tempat yang lebih besar serta luas.

5. Penyakit Kembung

Tanda-tanda ikan yang terkena peradangan perut diantaranya ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ketempat yang ketinggian airnya tiga kali tinggi badan ikan.

Semua cara pengobatan diatas hanyalah teori yang telah dicoba dan berhasil, mungkin anda ada yang mempunyai pengalaman lain mengenai penyakit yang menyerang guppy dan anda beri obat dengan cara-cara selain diatas bisa anda bagikan dibawah.

Ingat! teori tidak selalu sama seperti yang terjadi di lapangan.

6. Penyakit Kutu Jarum atau Kutu Jangkar

Penyakit inilah yang sangat berbahaya buat ikan-ikan hias mungil mirip ikan guppy, dan 100% ikan akan gugur jika tidak diatasi, Jika pada 1 kolam 1 ikan terjangkit penyakit ini, maka pada 3 hari seluruh ikan akan terinfeksi parasit ini karena larva akan cepat menyebar / menular menjangkit satu kolam atau aquarium tadi.

Mirip parasit, ia menancapkan jangkar ketubuh ikan guppy, serta jika kita paksa mencabutnya dapat merusak maka bagian tubuh ikan guppy akan ikut terangkat bahkan mengkoyak tubuh ikan guppy.

Penyakit ini biasa terjadi pada saat merogoh salah satu ikan dari luar ( Kolam Terbuka ) serta memasukannya ke aquarium lalu larva akan berkembang bebas karna tidak ada sinar matahari.

Cara mengatasinya :

Karena Jika satu ekor terkena parasit kutu jangkar maka 1 aquarium atau wadah dari ikan tersebut 50% terinfeksi penyakit yang sama. Buat pengobatannya pakai abate atau bisa juga pindahkan guppy ke kolam yang terpisah dan terkena sinar matahari, serta cuci higienis aquarium kemudian jemur.

Penyakit ini hanya akan terjadi jika :

  1. Kolam ditempat tinggal anda kemasukan katak/kodok.
  2. Mengambil ikan guppy dari kolam diluar tempat tinggal yang barum saja kemasukan katak/kodok.

Cara mencegah Penyakit ikan guppy Kutu jangkar :

  1. Mencegah kolam atau aquarium dalam rumah kemasukan katak/kodok.
  2. Memakai jaring untuk menutupi supaya katak/kodok tak masuk ke kolam ikan guppy.
  Budidaya Ikan Hias Arulius Puntius

7. Penyakit Jamur atau White Spot

Ikan guppy akan sangat nampak terlihat Jika terkena penyakit ini, penyakit jamur pada ikan guppy terdapat bintik-bintik putih pada tubuh bagian insang, sirip, ekor serta lisan ikan guppy yang membuat tubuh ikan guppy terasa gatal. Ikan akan gelisah serta menggesek”kan tubuhnya ke benda sekitar kolam/aquarium.

Cara mengatasinya :

Diamkan ikan yang terkena white spot kekolam perawatan, berikan obat jamur ikan seperti methilyne blue dan produk anti jamur lainya yang tersedia di toko-toko ikan hias.

7 Penyakit di ikan guppy diatas merupakan penyebab yang seringkali terjadi saat budidaya ikan guppy namun bisa diatasi dengan perawatan yang tepat. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka dari itu dibawah ini ada cara-cara untuk mencegahnya :

Cara Mencegah Penyakit Ikan Guppy

Untuk mencegah ikan guppy terkena penyakit, lakukan beberapa macam cara sebagai berikut :

  1. Jangan asal-asalan memberi/mengganti air kolam/akuarium.. Sebaiknya air yang digunakan jangan air pdam, bisa membuat ikan pusing sebab ada klorinnya. Lebih baik pake air sumur saja dan jaga suhu air agar tetap stabil, Supaya ikan tidak kaget caranya ya pisahkan dulu lebih kurang 1 jam sebelum ikan dimasukkin kekolam.
  2. Usahakan ada filter airnya, agar airnya kesaring serta ada sirkulasi. Ikan guppy senang terhadap air yang berputar dan gelembung udara.
  3. Jaga makanan ikan guppy supaya tidak berlebihan, kelebihan makanan bisa bikin makanannya jadi ga dimakan dan malah muncul jamur serta bermacam-macam makhluk yang tidak diinginkan tumbuh dari makanan sisa.
  4. Sebaiknya pelihara juga udang pembersih atau bila tidak ya siput kecil., agar ada yang membersihkan akuarium.
  5. Masukkan pula tumbuhan air, agar menjaga keseimbangan kimia pada kolam/akuarium anda.
  6. Beri tutup jaring atau sejenisya, biar kolam tidak kemasukan hewan lain yang bisa membawa penyakit.

Itulah tadi pembahasan mengenai penyakit ikan guppy dan tips untuk mengobati serta mencegahnya agar tidak terkena penyakit. Semoga bisa bermanfaat dan Terima Kasih…

error: This content is protected by DMCA